Life is like a game. If you fail, just try again. Make a highscore. But do not click the quit button. Cause life has NO QUIT
Sabtu, 21 Juni 2014
Ada Masa
Sepanjang 18 tahun saya hidup, ada masa yang saya sangat benci sampai sekarang.
Spesifically, masa itu adalah 3 tahun dimana saya mengenyam suatu tingkat pendidikan.
Saya merasa masa itu adalah masa tersia-sia saya, masa terbodoh saya, masa terbuang-buang waktu, masa yang terlalu memaksakan diri, masa dimana pergaulan yang saya pilih membuat saya tidak mau belajar, masa dimana saya terlalu banyak gaya, masa dimana saya sombong karena 3 tahun sebelumnya saya adalah orang yang dikenal baik dan berprestasi, masa yang membuat tempat mengenyam pendidikan selanjutnya yang saya dapatkan tidak memuaskan saya.
Yang jelas, jika waktu bisa diulang. Saya ingin sekali mengulang pra-masa itu lalu memilih jalan yang tepat. Bisa dengan tidak memilih sekolah itu, bisa juga dengan memilih teman sepergaulan yang lebih baik, dan sebagainya.
Tapi, tetap. Yang namanya waktu, mana ada yang bisa dibeli lagi. Life goes on. Tetap, saya tidak mau menyesali apa-apa yang sudah terjadi dalam hidup saya. Karena semua itu adalah yang membentuk pribadi saya seperti sekarang.
Setelah masa itu, saya bisa menjadi lebih disiplin. Lebih perasa, walaupun sedikit. Lebih menjadi hard worker, pastinya. Karena saya merasa gagal saat masa-masa itu sehingga sekarang saya tidak akan mau mengulang kesalahan yang sama. Saya akan terus belajar, apa pun itu. Saya tidak akan mau lari dari masalah. Saya ingin menghadapinya. Karena itu lah gunanya. Masalah adalah untuk dihadapi. Gagal maupun sukses menghadapi masalah tersebut, kita bisa belajar dari prosesnya. Tentunya supaya bisa lebih mengurangi kegagalan di masa depan. Dan karena masa itu, karena peran beberapa orang, saya bisa menjadi lebih kuat. Saya menjadi lebih tegas. Lebih dewasa. Lebih optimis. Lebih menghargai hidup. Dan saya menjadi orang yang ingin cepat menghapus luka dan bergegas melanjutkan hidup sedalam apa pun pedihnya masa lalu atau apa dan siapa pun yang menyakiti.
So, I appereciate all the time I have passed. Because I need it for being a better moslem.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar