Kamis, 21 Agustus 2014

Kritisi Film The Prince of Egypt



Tadi siang menjelang sore, gue lagi ngubek-ngubek jadwal film di HBO. Lagi bosen dan pengen nonton sesuatu. Lalu gue lihat ada film berjudul The Prince of Egypt. Sinopsisnya menceritakan kartun musikal mengenai kisah hidup Nabi Musa gitu.

Karena penasaran, gue pun setel aja. (Perhatian: gue pake TV kabel Groo*via TV yang punya kelebihan di rekamannya, makanya gue bisa nonton program tv apa pun yang udah seminggu kelewatan).

Dan dugaan gue bener. Film itu polesan film Hollywood, soalnya yang nge-produksi itu Dreamworks dan tipe gambarnya mirip banget sama tipe Pocahontas gitu. Nih kalo ga percaya, gue punya gambarnya.



Mirip kan? (udah bilang aja mirip)

Gue sempet dilema gitu. Tonton ga ya.. Soalnya takut menyesatkan (ini sih pasti, soalnya kan Hollywood), tapi di sisi lain gue pengen tahu juga kisah Nabi Musa menurut referensi mereka (Yahudi atau Amerika ataupun pembuat cerita nya sendiri).

Akhirnya gue pun nonton deh hehe. Tapi, selama nonton pun, gue juga sempet pause-pause-in juga buat browsing mengenai film ini. Ini demi mencegah gue melihat adegan yang ga diinginkan, contoh: kalo ada scene yang memperlihatkan wujud Allah ala mereka, gue bisa tutup mata dan cepetin filmnya.

Gue pun brosing. Dan gue pun menemukan artikel yang berbunyi:

Republika Online edisi:
02 Feb 1999

Film The Prince of Egypt dan The Siege Lecehkan Islam
NEW YORK -- Masih saja ada kalangan masyarakat Barat yang menjadikan Islam
sebagai sasaran pelecehan. Bukan cuma di arena politik dan ekonomi, melainkan
juga hiburan. Yang terakhir ini terbukti dengan beredarnya dua film produksi
Hollywood -- The Prince of Egypt dan The Siege -- yang menyudutkan Islam.
Atas dasar itu, H Syamsi Ali, seorang cendekiawan Muslim asal Indonesia di New
York, AS, dua hari lalu (31/1) mengusulkan agar Badan Sensor Film (BSF)
melarang pemutaran film The Siege dan The Prince of Egypt di Indonesia.
Alasannya, menurut Syamsi, karena mayoritas masyarakat Indonesia beragama
Islam.
Syamsi menambahkan masyarakat Islam AS yang tergabung dalam Dewan Hubungan
Islam-Amerika (CAIR) juga telah menentang peredaran kedua film tersebut. Di
luar AS, Pemerintah Malaysia dan Maladewa juga telah mengeluarkan larangan
beredarnya /The Prince of Egypt.
Menurut Syamsi Ali, jalan cerita film tersebut menghujat Islam. Kini kedua
film itu tengah diputar di bioskop-bioskop AS, dan sedang diekspor ke
mancanegara.



Dalam The Prince of Egypt, yang jadi persoalan adalah digambarkannya
tokoh Nabi Musa. Padahal, Islam melarang penggambaran visual para nabi, apa
lagi Tuhan.
Prince of Egypt memang menceritakan riwayat Nabi Musa yang divisualkan mulai
dari bayi merah sampai remaja dan menjadi pemimpin Bani Israel, cikal bakal
Umat Yahudi. ''Ini prinsip kaidah Islam yang dilanggar film The Prince of
Egypt,'' tegas Syamsi Ali yang bekerja di Perwakilan Tetap RI untuk PBB itu.
Selain itu, Syamsi juga mencium propaganda kaum Yahudi di balik film tersebut.
The Prince of Egypt dinilai Syamsi mempunyai agenda untuk menokohkan Musa
sebagai pemimpin Yahudi, bukannya sebagai nabi yang memperjuangkan moralitas
dan menegakkan ajaran Tuhan.
''Film itu hendak menggambarkan bahwa Yahudi-lah pemimpin dunia, dan umat-umat
yang lain adalah hamba atau budaknya. Ini doktrin Yahudi yang secara rapi
diselipkan dalam film animasi Hollywood itu,'' cetus Syamsi Ali.
Menurut Syamsi Ali, Musa adalah nabi yang diakui oleh umat Islam. Bersama-sama
dengan nabi lainnya, Musa menjadi tokoh yang dihormati dan diteladani oleh
kaum Muslimin. Bahkan, dalam Alquran cerita Nabi Musa merupakan kisah yang
panjang, misalnya, bisa dibaca dalam Surat Al Baqarah dan Ali Imran.
(https://groups.google.com/forum/#!topic/soc.culture.indonesia/ErxYrM2P6E4


Wah kalo udah baca yang beginian, justru malah bikin gue makin penasaran. Walaupun agak kesel juga sih kenapa Tuhannya, atau menurut perspektif saya, Allahnya, harus ditampilin segala? Akhirnya gue pun memutuskan untuk nonton saja tapi sambil wanti-wanti juga kalo udah ada tanda-tanda scene Tuhan bakal nongol.


Nah, sekarang gue mau mengkritisi keputusan Pak Syamsi Ali dari artikel di atas.

Menurut saya, emang kontroversial sih film-film berbau kayak gini di Indonesia, yang mayoritasnya beragama Islam. Soalnya menyangkut agama tapi diprosesnya sama orang Hollywood. Tapi ga bisa dipungkiri, keputusan Pak Syamsi ini pasti juga di"cuih"in sama beberapa orang Indonesia, terutama yang nonmuslim atau yang muslim tapi woles-woles aja. Wajar sih sebenarnya. Soalnya esensi film itu menurut gue juga bagus. Mau berbagi cerita soal nabi dan dikemasnya cantik pula. Pakai lagu-lagu musikal enak dan gambar yang (ga diragukan lagi) berkualitas. Itu yang jadi poin plus nya. Tapi yang jadi poin minusnya lebih banyak sih menurut gue sebagai muslim hehe.

Lalu kalau udah tau poin minusnya banyak, kenapa tetep ditonton?
Mungkin dalam hati kalian bertanya begitu ya ke gue haha.

Karena gue pernah baca di blog orang yang gue kagumi. Orang pintar yang sesungguhnya adalah orang yang ga langsung menerima segala cekok-an. Istilahnya, dikritisi atau jangan langsung diterima mentah-mentah dulu. Hm maksudnya?

Contoh nih. Gue udah Islam semenjak gue lahir. Selama hidup gue dari lahir sampai sekarang, gue selalu dicekok-in ajaran-ajaran Islam terus dong pastinya, kayak solat, puasa sunnah, ngaji, dll. Dan gue cuma bisa menerima dan melakukannya.

Hm contoh lain deh. Budaya. Buat yang orang Jawa, pasti suka dicekokin segala kepercayaan kecil yang aneh-aneh. Misalnya, orang Jawa tuh harus ini, harus itu. Orang Jawa tuh harusnya kemayu dong. Harus lembut. ini itu babibu. Dan gue terima aja itu, begitu juga adat-adat Jawa yang lain. Gue terima, percaya, dan melakukan itu semua hanya karena gue telah "dilatih" dari kecil, bukan karena usaha gue sendiri. Nah that's the point!

Orang pintar yang sesungguhnya adalah yang mencari kebenaran menurut suara hati sendiri, atau yang tidak langsung menerima informasi yang dikasih ke dia begitu saja. Makanya kalo ngomongin beginian, gue selalu kagum sama Mualaf yang memeluk Islam karena kesadaran sendiri. Kesadaran sendiri, bo. Bukan gara-gara nikah, bo! Itu berarti usaha pencarian mereka pasti panjang dan ga mudah, kan? Harus banding-bandingin banyak kitab. Tiap hari pasti kerjaannya merenung-renung sendiri sambil berpikir.

Nah! Itu yang bikin gue tetap termotivasi untuk melihat film The Prince of Egypt ini. Gue gamau terlalu tertutup dengan agama lain. Gue mau terbuka sedikit. Mau tau sedikit soal perspektif mereka. Dan baru lah gue bandingkan dengan  perspektif gue dan Islam sendiri (yang pastinya Islam dong yang selalu lebih bener menurut gue). Intinya, gue cuma "ingin tahu" saja.


Tapi tetep. Yang namanya keingintahu-an jenis kayak gini, gue haruslah kuat dan mantap sama kepercayaan gue sendiri. Yah, intinya tetep selektif juga lah maksudnya.


Gue harus cepetin & tahan ga ngeliat scene Allahnya, harus tahan ga ngeliat scene yang kejadiannya belum jelas kebenarannya, yaitu scene saat sebelum Bani Israil mengasingkan diri, mereka disuruh Musa untuk menyembelih domba dan mengoles darahnya di pintu rumah mereka masing-masing, dan gue harus mencerna beberapa dialog atau penamaan di film itu dengan perspektif gue. Contoh: Di film itu, kaumnya Nabi Musa yang tertindas, disebutnya Yahudi. Padahal kan mereka sebenarnya (menurut Alquran) adalah kaum Bani Israil yang (saat itu) tertindas yang menganut agama yang Tauhid*. Bukan agama Yahudi**.

*Tauhid= sama saja dengan Islam. Yang menyembah 1 Tuhan semata saja, yaitu Allah. 
**= Tapi (menurut Alquran) sebagian dari mereka (Bani Israil) setelah merdeka dari Firaun, bakal mengkhianati Nabi Musa dan membelok-belokkan kitab Taurat. Dan.......TARA! Jadilah sebuah agama bernama Yahudi yang berlandaskan kitab Taurat. Hiks.. padahal Taurat yahudi yang sekarang itu udah diubah-ubah sama (yang dulunya) pengikutnya Nabi Musa (yang berkhianat) tersebut. Hiks jahat banget mereka-mereka golongan Bani Israil yang nge-khianatin itu.. Pasti Nabi Musa sakit hati benget. Padahal kan mereka adalah kaum yang paling banyak menyaksikan langsung mukjizat Allah dan Musa (tongkat berubah jadi ulat, Musa membelah lautan), tapi kenapa justru berpaling? :(

Nah mangkanya, tiap mereka disebut Yahudi, gue selalu mengganti sendiri di otak gue kalo itu "Bani Israil" bukan Yahudi. Terus tiap ada kata "Tuhan", gue juga harus mengganti dengan "Allah". Pokoknya begitu lah.
Kalian pasti nangkep lah maksud gue.


Hm.. Jadi kesimpulannya?

Kesimpulannya, keputusan yang ditetapkan Syamsir Ali menurut gue, Beliau pasti punya maksud yang baik kenapa The Prince of Egpyt tidak dia kehendaki ditayangkan di Indonesia. Beliau pasti cuma ingin mencegah kesesatan pikir massal aja buat Indonesia yang mayoritasnya umat muslim.

Nah, tapi kalau balik lagi ke individunya, itu hak individunya. Tak apa nonton film yang jelas ada pelecehan terhadap Islamnya gini. Yang penting adalah cari informasinya dulu tentang kelebihan dan kekurangan filmnya, lalu filter adegan, dialog, sebutan, istilah, atau gambar yang melecehkan itu, dan ambillah pelajaran apa pun dari filmnya.


In conclusion, nonton film jenis beginian diniatinnya harus buat BELAJAR. Belajar baik dari moral kisahnya sendiri, atau pun dari teknik, strategi ngisi-ngisi durasi, etc Hollywoodnya sendiri. Buat yang muslim, selain buat belajar, niatin juga buat memperkuat iman kita kepada Islam. Kita bisa tahu kekurangan atau kesalahan film/pemahaman Yahudi mengenai kisah Nabi Musa jika dibandingin dengan pemahaman Islam terhadap kisah Musa, kita bisa tahu juga pandangan Yahudi terhadap nabi utama mereka, dan bisa membantu kita juga untuk merenungkan seperti apa penyiksaan Firaun atau kondisi Mesir saat zaman nabi Musa secara lebih real.(di kartun ini sih, belum ada apa-apanya dibanding di imajinasi gue yang Firaunnya lebih kejam, lebih keji dan lebih berdarah dingin. Hiii~)

Oh iya satu lagi yang ga kalah penting. Buat yang muslim, kalo abis nonton film jenis begini, langsung baca kisah Nabi Musa sesungguhnya di Alquran ya! Supaya bisa langsung bandingin cerita di film dan di Alquran. Terus juga biar cerita yang dari Alquran lebih ngelekat di benak kita aja gitu kalo baca sumber kebenarannya persis setelah nonton sumber yang salah hehe.


Hehe itu aja sih sebenarnya yang pengen gue bahas. Sekian dan terima kasih. Kalau pendapat gue ada yang aneh, mungkin bisa dikritisi atau diluruskan, asal baik-baik aja yak ngomongnya. Thank You.


Oh iya, satu lagi. Islam juga mengakui Nabi Musa sebagai Nabi umat Islam kok. Karena seperti yang saya bilang tadi, Musa juga menyebarkan Tauhid kepada umatnya ;-) Jadi, buat para pemeluk nonmuslim, mentang-mentang kita selalu ngikutin sunnah Nabi terakhir kita, Nabi Muhammad, bukan berarti nabi-nabi sebelumnya seperti Ibrahim, Musa, Yakub, Daud, Sulaiman, Isa, dll bukan nabi kita juga. Menurut pandangan kami, semua nabi mengajarkan Tauhid (Islam). Lalu akhirnya disempurnakan aturannya di zaman Nabi Muhammad :-)


Terima kasih sekali lagi. Silakan komentar jika ada pendapat gue yang aneh :-)

Jumat, 08 Agustus 2014

Legalisasi Bunuh Diri? :My Point of View

Gatau ini gue salah apa benar. Gue merasa gue termasuk orang yang liberal. Gue suka kebebasan. Gue juga oke-oke aja ngeliat orang lain ngelakuin apa. Entah apa gue terlalu cuek, atau gue erlalu banya baca-baca dan kepo-kepo tentang Amerika Serikat (yang liberal bangeeettt dan I like that) atau apa. Tapi yang jelas, apapun yang orang lain lakukan gue hargai aja jika itu memang baik untuknya atau ga membahayakan umat manusia. Kalau pun jelek juga ya terserah dia. Tapi, sebelum melakukan hal jelek itu, sebaiknya sampaikan pendapat kita tentang dampak -dampak dan resiko apa saja jika orang tersebut melakukan hal jelek yang dimaksudkan.

Bingung? Gak sama.

Sebenarnya alasan gue nulis ini adalah karena kasus Ryan (anak UI) yang depresi  dan pengen nyuntik mati dirinya sendiri dan sekaligus meminta legalisasi bunuh diri secara hukum.

Gue bahkan baru tahu loh kalau bunuh diri itu ilegal secara hukum pidana, kirain ilegal secara islam aja. Lah lagian aneh banget.

Karena itu aneh banget gue pun nanya ke bapak gue,
   "Lah kok bisa sih bunuh diri itu ilegal dan ada hukum UUD nya? Emang entar yang diadili siapa? Keluarga     dan orang-orang terdekatnya kah?"

Terus bapak gue jawab, "Lah ya pelakunya lah"

"Lah yang mati?"

"Iya, Tapi dihukumnya kalau bunuh dirinya gagal (masih hidup). Kalau berhasil mah ya ngga nge-hukum siapa-siapa"

"Oh gitu, Wkwk kocak banget. Kasian dong kalo ga berhasil, makin stres aja itu diadilin wkwk -_-"


Tapi yang bikin lebih aneh itu si Ryannya sendiri menurut gue sih. Ngapain minta legalisasi gituan kalau bener-bener bulat pengen mati tok. Itu mahh keinginan bunuh dirinya masih setengah-setengah! Hehe paham maksud gue ga? Sejalan sama gue ga? ._.

Maksud gue, kalau emang serius ingin bunuh diri harusnya ga permasalahin itu legal atau ilegal. Jalankan saja! Just do it. Selesai kan? Nah mangkanya dari sini, gue simpulin bahwa niat ingin mati si Ryan ini masih belum bulat alias masih ada sedikit keinginan dia untuk tetap hidup atau bertahan. Se-gak-waras tingkat apapun dia sekarang... Soalnya kalau emang pengen nge-akhirin hidup, seharusnya gak perlu susah-susah mengajukan legalisasi bunuh diri di Indonesia. Apalagi sampai seluruh Indonesia tahu (beritanya) lagi!

Bener kata penyiarnya. Ini yang dipermasalahkan masih rancu. Apakah bunuh dirinya atau Eutanasianya yang dimaksud ingin dilegalkan.

Tapi yang jelas, menurut orang kesehatan kayak saya, Eutanasia udah pasti ga boleh! Karena itu mati yang menyiksa. Kasian kalau sekarat.

Tapi kalau bunuh dirinya sih itu terserah orangnya. Menurut saya ga penting legal atau ilegalnya. Yang jelas kalau dalam Islam itu clearly GAKBOLEH. Tapi itu semua balik lagi ke keputusan yang bersangkutan mau mengakhiri hidupnya kayak apa. Karena dimana-mana adanya memperjuangkan hak untuk hidup, bukan hak untuk mati. Jadi ya bebas aja lah menurut saya. Haha kalau ngomong bebas jadi balik lagi kan ke liberal. (Itulah latar belakang gue menulis ini).



Cuman yang jadi kewajiban kita adalah: jika kita orang-orang dekat, sebaiknya dibantu atau berikan motivasi atau apapun lah yang secara langsung atau tidak langsung bisa mencegahnya untuk melakukan suicide. Singkatnya bantu redamkan depresinya. Kalau kita saudara kandungnya ya bantulah dengan finansial jika mampu. Btw keluarganya Ryan pada kemana itu yak. Untuk yang ga dekat tapi berkesempatan ngomong, juga bisa bnantu redam depresinya dengan memberi semangat atau apa lah yang masih dalam sopan santun dan tentunya membantu secara psikologi.

Yang jelas dari peristiwa pengajuan suicide ini, gue yakin, dalam hati kecil Ryan, masih ada keraguan untuk membunuh dirinya sendiri. Tapi itu masih belum jadi akhir cerita Ryan kok. Siapa tau dia masih diberi kesempatan untuk mendapat hidayah haha. Gak kayak Ryan-ryan di kasus lain (yang waria, pembunuh berantai dsb) wkwkwkwk.

Yang jelas. Amar maruf Nahi munkar penting. Bahkan sampai titik puncaknya (dalam konteks ini umpama: masih harus mencegah saat kita tau dia/orang bersangkutan sudah berdiri di tepi atap gedung). Tapi jika usaha yang kita lakukan sia-sia, yasudahlah. Itu pilihan dia. Menurut dia itu yang terbaik. Bebas. Yang jelas ingatkan saudara-saudara kita jika mereka khilaf dan sampaikan dengan baik. Dengan baik loh ya. Jangan kayak orang Islam yang suka komen-komen kasar, nyampah, dan justru-mengotori-islam-bgt di artikel tentang Isa al Masih atau konflik Palestina-Israel (itu cuma contoh, dan biasanya sih bener aja ada muslim yang komen-komen kasar dan asal merendahkan agama lain di artikel kayak di atas. Banyak malah..)


Yang jelas jangan cuma bisa komen dengan kebun biantang dan menghina agama lain saja. Itu mah, sama aja ngeledek dan bikin malu agama sendiri. Bikin malu gue. Bikin malu umat Islam lain. Bikin malu Rasulullah. Emang sudah melakukan apa untuk memajukan Islam? (pertanyaan besar juga buat gue, yang sedang dalam proses untuk bsa menjawabnya dengan lantang dan bangga :) )

Selasa, 24 Juni 2014

Produsen tanpa Karyawan

Malam.

Dari gambar di atas mungkin bisa disimpulkan sendiri apa yang sedang saya lakukan.

Ya. Saya nge-rawis bahan supaya bisa dijadiin jilbab :"D Ini dalam rangka memenuhi order-an temen-temen...

Sumpah ya. Ngerawis 3 jilbab (4 sisi x 3) itu butuh waktu 4 jam, dari jam 5 sore - 9 malem bro. Tough banget ga sih :"D

Yang jelas, my room is like my own office tonight haha. And it feels like I'm a fresh-businesswoman that hasn't have any employee yet haha.

Tapi ga lah. Sebenarnya ini proyek gue sama 2 temen gue dalam rangka nyari uang danus (dana usaha) untuk kegiatan di fakultas kita. Jadi ngerawisnya dibagi 3 lah. Semua bahan ada 18. Berarti each of us ngerawis 6 jilbab. Dan itu butuh waktu yang ga sebentar guys haha :")

Tapi gapapa. Semangat cari uang!! I love making moneyy. Hwaiting!!!

Minggu, 22 Juni 2014

WHERE'S MY REAL HOLIDAY??

Assalamualaikum

Dari hari Kamis minggu lalu, gue udah fix kelar uas. Dan artinya? Holiday finally comesss. Tapi, ada beberapa amanah yang mesti dilakuin selama liburan. Dan selama seminggu lebih libur ini, gue belum merasakan liburan yang sesungguhnya a.k.a jalan-jalan dan bertamasya :'(

Ada 2 kepanitiaan yang harus diurus selama liburan soalnya. Pertama, gue alhamdulillah diamanahin jadi PJ Bazaar murah gitu di sebuah kegiatan. Yang ini sih, masih kerja dikit-dikit aja sekarang. Nah yang kedua. Nah ini nih.. Ini nih yang bikin seminggu gue lelah dan kaki pegal-pegal... Gue jadi Wa-PJ Danus sebuah kegiatan juga. Dan harus ngumpulin 5 juta. Sebenarnya acaranya masih lama sih, dan gue yakin pasti bakal dapet lah 5 juta *gue gitu*. Tapi, kan segala sesuatu harus dicicil, friends. 

Nah, oleh karena itu, liburan ini gue udah isi dengan Garage Sale tiap hari Minggu, hunting jilbab-jadi di Tanah Abang (yang hasilnya nihil karena udah ga pasaran menurut pedagang-pedagangnya... Padahal anak farmasi banyak yang ngincer jilbab ituu a.k.a jilbab rawis linen namanya). Terus akhirnya nyari bahannya langsung aja di mayestik. Lumayan biar untungnya lebih bayak haha. Dan alhamdulillah di mayestik bahannya masih cukup ada di beberapa toko. 

Selain itu, gue juga suka bantu-bantu mama di acara-acara komplek gitu. Walaupun niatnya setengah-setengah, tapi gue tipe orang yang masih percaya selama lo masih bantu orangtua, suatu waktu urusan lo bakal dimudahkan haha. Rencananya mau bantu tetangga juga yang lagi ikutan lomba Produksi Obat Herbal gitu. Haha jago banget ini tetangga gue :')

Sebenarnya ada 1 lagi ide buat fund raising.Yaitu jadi joki buat ngerjain tugas mind map temen-temen yang lagi SP IBD (Semester pendek mata kuliah Ilmu Biomedik Dasar). Haha itu gila banget. Hmm tapi sebenarnya cukup bisa dipertimbangkan, sih... Wkwk

Oh iya, gue juga lagi belajar permainan bridge nih dari temen.. Lumayan lah ngisi waktu. Kalau ada waktu kosong, biasanya gue isi dengan memakai aplikasi di hp gue wkwk -_- Contohnya ngisi berbagai tipe soal TOEFL, main Cookie Run, main Bridge, main Capsa *main semua ini mah* 

Itu lah segelintir kegiatan gue selama seminggu lebih ini. Doakan aja supaya dana yang dibutuhkan cepat terkumpul dan semoga pengalaman-pengalaman ini bermanfaat untuk hidup gue ke depannya. Oh iya dan semoga kegiatan main game ga penting gue di atas juga bisa bermanfaat!! Amiin. 


Sabtu, 21 Juni 2014

Bersuara untuk Mereka


I appreciate all people's occupation. Sekali pun itu pedagang asongan di lampu merah yang mungkin bagi kita annoying yang jualan barang yang bisa dibilang ga jelas buat apa.

But, hey. Sombong banget kita, bisa ngeremein mereka.

Kalo pernah punya pengalaman yang sama kayak mereka sih, gapapa. Tapi kalo kita belum pernah ngerasain jualan di lampu merah??? Kita bisa seenaknya nge-judge  mereka gitu?

Emang sih gue ga suka banget sama istilah Don't judge a book by its cover, kayak kata Abdur (finalis SUCI 4) bilang. Tapi, gue juga adalah seorang pedagang kecil. Gue sering beberapa kali jadi panitia bidang Dana Usaha. Jadi gue tahu perasaan pedagang. Jadi pedagang itu susah bro.. Sedih juga kalo dagangan ga laku. Udah sedih, mana dagangnya di jalanan lagi. Panas, bau knalpot, bau asep yang ngotorin paru-paru. Susah kan? Dan itu ga cuma sekali. Gimana kalo TIAP HARI?

It's hard, broo.

Jangan asal ngerendahin pedagang asongan. Gue hargai kok tiap profesi orang. Asalkan mereka masih mau usaha, mah..

Mungkin yang harus dikritisi adalah, mereka ga dapet tempat yang layak untuk berjualan dan mencari uang. Ada pihak-pihak yang tidak mempermudah mereka berdagang. Ada pihak yang tidak menyediakan fasilitas untuk mereka berjualan.

Hmmm.. So? Kira-kira di sini yang perlu dievaluasi siapa yah?? I'm sure you know laah..

Ada Masa


Sepanjang 18 tahun saya hidup, ada masa yang saya sangat benci sampai sekarang.

Spesifically, masa itu adalah 3 tahun dimana saya mengenyam suatu tingkat pendidikan.

Saya merasa masa itu adalah masa tersia-sia saya, masa terbodoh saya, masa terbuang-buang waktu, masa yang terlalu memaksakan diri, masa dimana pergaulan yang saya pilih membuat saya tidak mau belajar, masa dimana saya terlalu banyak gaya, masa dimana saya sombong karena 3 tahun sebelumnya saya adalah orang yang dikenal baik dan berprestasi, masa yang membuat tempat mengenyam pendidikan selanjutnya yang saya dapatkan tidak memuaskan saya.

Yang jelas, jika waktu bisa diulang. Saya ingin sekali mengulang pra-masa itu lalu memilih jalan yang tepat. Bisa dengan tidak memilih sekolah itu, bisa juga dengan memilih teman sepergaulan yang lebih baik, dan sebagainya.

Tapi, tetap. Yang namanya waktu, mana ada yang bisa dibeli lagi. Life goes on. Tetap, saya tidak mau menyesali apa-apa yang sudah terjadi dalam hidup saya. Karena semua itu adalah yang membentuk pribadi saya seperti sekarang.

Setelah masa itu, saya bisa menjadi lebih disiplin. Lebih perasa, walaupun sedikit. Lebih menjadi hard worker, pastinya. Karena saya merasa gagal saat masa-masa itu sehingga sekarang saya tidak akan mau mengulang kesalahan yang sama. Saya akan terus belajar, apa pun itu. Saya tidak akan mau lari dari masalah. Saya ingin menghadapinya. Karena itu lah gunanya. Masalah adalah untuk dihadapi. Gagal maupun sukses menghadapi masalah tersebut, kita bisa belajar dari prosesnya. Tentunya supaya bisa lebih mengurangi kegagalan di masa depan. Dan karena masa itu, karena peran beberapa orang, saya bisa menjadi lebih kuat. Saya menjadi lebih tegas. Lebih dewasa. Lebih optimis. Lebih menghargai hidup. Dan saya menjadi orang yang ingin cepat menghapus luka dan bergegas melanjutkan hidup sedalam apa pun pedihnya masa lalu atau apa dan siapa pun yang menyakiti.

So, I appereciate all the time I have passed. Because I need it for being a better moslem.

Jika Saya Boleh Bermimpi...


Kalau saya boleh bermimpi, saya ingin sekali menjadi orang yang berguna untuk bangsa, negara, bahkan dunia.

Saya ingin sekali dikenal dunia karena kebaikan maupun kesuksesan saya.

Saya ingin sekali menjadi seorang pengusaha sukses, guru dan dosen, traveler, dan penulis. Setidaknya okupasi-okupasi tersebutlah yang selalu saya panjatkan di setiap doa-sehabis-solat saya.

Dan kalau boleh, saya ingin sekali membahagiakan orangtua saya bagaimana pun caranya. Walaupun saya tahu, saya sering sekali mengecewakan mereka secara sadar.

Kalau boleh, saya ingin sekali TOEFL saya lebih dari 600. Saya ingin memperoleh beasiswa terutama ke Massachussets Institute of Technology di Amerika Serikat sana. Dan tentunya menjelajah dunia juga. Boleh kan saya bermimpi sebesar itu, ya Allah?

Dan impian paling besar saya adalah dapat melahirkan anak-anak yang sholeh, sholehah, cantik, dan ganteng.

Sekali lagi. Boleh kan saya bermimpi setinggi itu, ya Allah?

Selasa, 10 Juni 2014

IF I WERE A TOURIST HERE

Pernah bayangin ga seandainya kita jadi turis asing di Indonesia?

I have. 

I thought it when I was in the way home from Soekarno-Hatta airport. Pas baru balik dari Hongkong. Aku dan bapak dijemput mama buat pulang ke Depok. Ya namanya orang baru pertama kali ke luar negeri dalam keadaan sadar, tentunya kepikiran terus dong saat-saat di luar negerinya. Lalu gue merenung........

Hmm. Pas baru nyampe HK, pas otw dari bandara HK ke hotel, gue liat-liat pemandangan ke jalan, ke bukit-bukit, ke kereta yang berjalan, ke taksi yang ada tulisan mandarinnya, ke bis bertingkat, dari jendela travel yang gue naiki. Kalo seandainya gue melakukan hal itu di Indonesia dengan status gue adalah turis dari Amerika gimana ya? Seandainya gue melakukan hal yang sama dari bandara Soetta menuju hotel di Jakarta gimana ya?

Lalu gue melihat ke luar jendela mobil membayangkan..

Berarti otomatis gue pasti ngeliat pemandangan ini dulu. Pemandangan jalan dari bandara menuju kota. Nah abis itu? Gue lihat Jakarta's look dong pastinya. Gue melihat gedung-gedungnya, taksinya, bis yang ada tulisan alfabetnya bertuliskan Kopaja, atau Metromini, atau Deborah, yang asapnya kontras dengan cahaya matahari tropis yang menyinari bumi, sungainya, dan... Eh bentar. Sungai? HAHAHA. Gimana ya tanggepan gue kalo ngeliat sungai di Jakarta? Coklat, banyak sampah, ada orang buang sampah, ada plastik-plastik sampah yang dari jauh kayak bakteri-bakteri di sebuah genangan coklat. Coklatnya itu loh. COKLAT. Sebuah pemandangan baru dan pengalaman berharga yang baru gue lihat berbeda di negeri gue pasti seandainya gue adalah seorang turis. Eh terus abis liat itu, gue tulis di blog ini juga. Hahaha.


Sebenarnya hakikat dan esensi gue menulis ini adalah mengajak orang lain untuk merenungi bagaimana keadaan negeri milik kita sendiri ini. Khususnya ibukotanya. Jujur, gue agak malu sendiri dengan Jakarta. Bahkan sampai sekarang, gue lega karena bukan termasuk penduduk Jakarta (no offense ya buat Jakarta-ers). Sujud syukur gue karena gue pernah tinggal di Jakarta cuma 1 semester. Itu pun gue masih kelas 2 SD. Itu pun numpang di rumah nenek gue hahaha.

Pokoknya ada rasa lega dikit gitu lah. Gue ga tinggal di kota yang mall-mallnya keren, eh tapi belakangnya banyak atep-atep yang gentengnya kumuh, jelek, coklat muda, berantakan.
Di kota yang elitnya cuma di beberapa titik doang, padahal banyakan rumah-rumah yang maksa di pinggir sungai sama di pinggiran rel kereta tuh.
Di kota yang tiap tahun ada seaworld gratisnya, warna coklat. Katanya sih gara-gara intensitas hujannya tinggi sob. Hmm. Emang mau sampe kapan nyalahin alam?
Di kota yang kendaraan pribadinya make jalur khusus bis transportasi umumnya gitu.
Di kota yang lalu lintasnya amburadul. Mau nyebrang serem. Mau jadi pengendara motor yang rem mendadak terus gara-gara kaget tiba-tiba ada yang nyebrang juga serem. Terus juga kadang trotoarnya multifunction juga ga cuma buat pedestrian, tapi juga bisa untuk motor. Mungkin sebentar lagi ada teknologi mobil baru yang dibeli dari Jepang, yang muat juga di trotoar itu.

Ibaratnya cookies di game cookie run. Cookies tipe Jakarta ini terlalu banyak powernya. Powernya itu yang gue tulis di paragraf barusan.

Yaah pokoknya bersyukur deh gue ga tinggal di kota itu. Menurut gue itu terlalu amazing. Tapi mungkin tinggal tunggu waktu aja, kota-kota tetangganya ketularan juga dengan powers dari Ibukota Jakarta.

Sabtu, 31 Mei 2014

Downtown of HK



 
                     




Another Story

        Assalamualaikum warrohmatullahi wabarokaatuh!
        Hehe mau numpang cerita lagi nih.. Kali ini mungkin menyangkut hal yang disenangi semua orang, yaitu.................Cinta! ahahha. Baru-baru ini, aku bisa merasakan apa itu jatuh cinta lagi. Rasanya senengg bgt pas kalau lagi ada di dekatnya haha. Sebenernya di kasus yang ini cuma sekedar crush aja sih.. Ngga klimaks, se-serius, se-galau, se-brokenheartsomuch kayak pas SMA dulu wkwk. Tapi sayangnya mungkin di kasus ini, si 'dia' tidak tau perasaanku haha :')
        Jadi ini ceritanya, pas Jumat minggu lalu. Jumat lalu, aku pergi ke bandara Soekaro Hatta untuk pleasure ke Hongkong. Wawawawa so excited! Aku pergi bareng ayahku, teman-teman ayahku yg terbagi jadi golongan muda dan golongan tua wakakkaka. Yg golongan tua ada 7 orang (2 cewe , 5 cowo). Satu cewek bawa suami dan anak-anaknya 2 orang. Yg golongan muda 4 orang (3 cewe, 1 cowo). Nah yang 1 cowok muda ini nihh.. Ini nihh... wkwkkwk apaan coba ga jelass. Dari pandangan pertama gue aja dia gayanya oke (menurut gue), walaupun ga ganteng2 amat. Mungkin karena mirip dije kali ya.. (dije: adik kelas yg I had a crush with juga pas SMA wkwk). Bahkan awalnya gue kira dia anak salahsatu temen bapak gue yg numpang ikutan liburan juga kayak gue. Eh ternyata dia itu karyawan, bawahan bapak gue. HAHAHHA pengen ngakak rasanya. Ini lucu banget :'''D
        Hm tapi sayangnya selama liburan itu interaksi gue sama dia sangat sangat sedikit.. Tapi gue sering mencuri-curi pandang ke dia juga hehe. Terus lumayan juga ada beberapa foto kita satu frame wkwk :") Ya ampunnn manis banget memang tingkah orang kalau lagi jatuh cintaa. Uuuuuu. wkwk. Sempat se-taksi juga wkwk. Nah abis turun dari taksi itu pertama kali gue ngomong sama dia. Karena ada korek ketinggalan gitu di taksi.
        "Ini punya kakak bukan?" (gue manggil semua golongan muda di sana Kakak)
        "Oh bukan bukan," katanya sambil ngelihat jelas dulu.
        Malam itu, I was excited haha. Bisa bersuara buat dia wkwk apaan sih.

        Oh iya malem itu, sebelum pulang ke hotel naik taksi juga aku makan di sebelah dia loooh. HAHAHA. Sama-sama makan kebab wkwk apa sih. Tapi kebabku Lamb klo dia Chicken tika (apa lah itu namanya). Fyuuuu senangnyaaa dinner di sebelah diaa wkwk. Walaupun tetep, sebenarnya makannya ber-15 juga bareng yg lain haha -_-

        Besoknya, hari-hari terus berlanjut. Besoknya kami pergi ke Venetian, Macau. Di sana aku makan siang bareng lagi sm dia dan naik perahu sm dia juga hahahha. Jangan bayangin berdua doang ya.. Itu makan sama naik perahunya ber-6 sama mitra2 dia yang lain wkwk -_- terutama yg golongan muda. Yahh namanya juga masih muda, sekadar naik perahu aja pasti dijabanin haha. Di atas perahu juga foto bareng sm doii. Gue pas di sebelahnya pula! Yeeeyyy!! Haha. Sayangnya fotonya bareng 2 orang lain, yaitu satu orang gol. muda dan pendayungnya wkwk sial -__- haha.  Tapi sayangnya foto itu di hp orang lain.. Dan aku ga berani minta :(( haha.

        Terus terus.. Hari terakhir nihh. Di sini aku ga bareng dia dari pagi-pagi. Aku baru ketemu dia siang-siang, soalnya kita pas hari terakhir kepisah jadi 3 grup gitu. Soalnya grup aku yg berisikan aku, bapak, Pak uwes, dan Pak anca telat. Gara-gara aku kesiangan wkwk ._. Nah baru deh, aku berinteraksi lagi sama dia pas sore2nya, pas udah di bandara HK (mau otw transit ke singapur). Saat itu, aku duduk berdua sm dia. Soalnya yg lain lagi pada sibuk. Bener-bener berdua lohh!!! wkwkwkwkk. Antara senang dan mati gaya mau ngapain. Ehhh terusss, akhirnya dia ngajak ngobrol.
       "Ines kuliah di mana?"
       "Di UI kak"
       "Jurusan?"
       "Farmasi hehe"
       "Ohh... Angkatan? Semester berapa?"
       "2013, kak. Baru semester 2 hehe"
       Gue gamau kalah lagi dong, "Kakak lulusan apa kak?"
       Terus dia jawab, "Sama kitaa hehe beda 10 tahun"
       "Hah?" gue bingung, gue kira dia lulusan farmasi juga (jarang2 ketemu alumni farmasi cowok                 guys)
       "UI juga. Dulu di Manajemen"

       Sebenarnya ya guys. Sebenarnya dalam hati gue, saat dia bilang 'kita beda 10 tahun' itu rasanya kayak dia bilang "Umur kita terlalu jauh. Lo ga mungkin sama gue. Lo bukan level gue. Lo itu cuma bocah buat gue"
       Huhu.. gituuu :(( Bayangin aja sob, umur gue 19. Kalau gue sm dia beda 10 tahun, berarti umur dia 29. Kalau dibuletin, sama aja dia udah berumur 30 tahun!!! Udah kepala 3, mamen!! That's too far from mine.. Bayangin 30 tahunnn! Dibandingin seorang freshwoman kayak gue.. Gimana ga tua co.., eh. Gimana ga dewasa cobaaa. Wkwk. Pasti pemikiran kita sudah terlalu jauh berbeda. Dia udah matang, gue belum banget. Dia udah banyak berpengalaman, gue? Boro-boro!! Begitu lah.. Gue merasa dia pikir gue ngga ada apa-apa dibanding cewek-cewek lain yang seumuran dengannya hiks.
       Tapi entahlah.. gue kan cuma berpikiran lebay doang saat itu. Tapi emang beneran jauh banget sih menurut gue. Bapak sm mama gue aja bedanya 5 tahun. Lah 10 tahun kan dua kali lipatnya booo. Ckck. Yah sudahlah~Tapi akubersyukur loh bisa ngobrol berdua sm dia. Walaupun mungkin cuma sekadar basa-basi doang menurutnya wkwk :') *sedih bgt kayaknya*

Terus dia lanjutin obrolannya deh,
       "Bikun (bis kuning UI ) sekarang bagus banget sihh. Beda bgt sama dulu"
       "Emang dulu gimana kak?" (sok gatau gitu gue wkwk)
       "Ya ampun dulu bikun tuh jelek bgt. Ga ada AC. Ga sebagus sekarang"
       "Ooooh.."
       "Ga ada tempat duduknya lagi"
       "HAH? GA ADA TEMPAT DUDUK??" (kalo yg ini gue beneran surprised ._.)
       "Iya serius ga ada."
       "Lah terus? Berdiri aja gitu?"
       "Iya berdiri. Beda banget lah pokoknya. Sekarang udah bagus bgt"
       "Lah terus kalau bikunnya kayak gitu, jarang ada yang naikin dong, kak?"
       "Hmm ngga juga sih.. Masih suka pada naik kok.. Kan lumayan jarak-jaraknya"
     
        Terus gue ngangguk-ngangguk aja. Ya ampun senengnyaaaa. Soalnya pas ngobrol, bener-bener ada kontak mata yang bener-bener eye-to-eye. Yaaah gimana sih klo orang ngobrol, pasti saling ngeliat mata kaan? Nah iya kayak gituu. Gue ngeliat matanya, dia liat mata guee, dalamdalammm, sambil ngobrol. Kyakyaaa senangnyaa wkwk.

          Eh terus bapak gue dateng dan yg lain juga sudah mulai berdatangan. Lalu obrolan terhenti deh :""( Sial. Wkwkwk. Seandainya bisa mengobrol lebih lama... hahaha. Itulah komunikasi terakhir gue bareng dia.. Pas udah di Singapur kita ga ngobrol lagi. Cuma jalan-jalan barengan biasa aja. Apalagi pas di pesawat -_- Apalagi pas di jakarta! Boro-borooo -_____- Soalnya pas udah nyampe di Jkt, entah kenapa yg golongan muda pada buru-buru bangett ke bagasiii. Ish gue bete. Soalnya kan pengen jalan santai aja bareng dia gituu hehe. (Bareng bapak gue jg wkwk). Gue tanya aja ke bapak gue,
          "Pak, kok pada buru-buru amat sih?"
          "Buru-buru yang salah. Lagian belum tentu bagasi nya udah keluar."
           Wkwk iya juga ya.
           Terus gue jalan dengan tenang berdua sama bapak gue. Eh beneran, bagasinya belum ada yang keluar tuh wkwk. Jadinya orang-orang masih pada nungguin deh. Pas udah keluar bagasi-bagasi orang2, koper gue dan bapak gue duluan malah yang keluar! WAKAKAKKAAK. Koper-koper golongan muda dan golongan tua selain bpk gue, termasuk koper doi, malah ga keluar-keluar wkwk. Malahan gue sm bapak gue yg pulang paling pertama loh! Wkwk Sumpah ini serius loh wkwkkwk.
            Makanya kakak-kakak, jangan buru-buru amat lah.... HAHAHA.

           Itu lah kisah crush gue baru-baru ini. Rasanya sangat menyenangkan bisa jatuh cinta sama orang baik kayak dia. Dia masih jomblo loh teman-temannn. Wauawawu. Hahaha apaan sih. Yaaa gimana ga seneng cobaaa, kan ternyata dia lagi ga ada pendamping ;-) Tampangnya plongo juga lohhh jadinya lucuuu. Mana tiap hari pake sendal jepit pula ckck-__- hahaha. Lucu kaaan doii? Wkwk. Gitu-gitu dia belanjanya juga banyak lohhh. Ya ampun cyiin wkwk.
           Ya sudah, mungkin segitu aja cerita tentang cowok yg gue taksir baru2 ini. Walaupun kelihatannya ini termasuk cinta yang ga begitu pantas (atau bahkan terlarang?) karena dia adalah bawahan bapak gue sendiri, umur kita terlampau jauh, dan menurutnya gue mungkin masih sangat bocah, tapi aku bersyukur bisa merasakan cinta ke orang yang umurnya jauh kayak gini. Soalnya aku jarang-jarang lohh bisa suka sm orang yang jauuuh lebih tua dan jauuuuuuhh lbh dewasa dari ku (walaupun tampangnya ga ada dewasa-dewasanya sih). Pokoknya saya bersyukur deh!!! Pengalaman luar biasa! Kalau ini terbaca atau dibaca oleh orang yang bersangkutan pun, menurutku tidak apa-apa. Sangat tidak apa-apa malah! hehe. Soalnya lebih enak kalau dia tahu hehe. Walaupun mungkin tetap saja tidak terbalas cintaku ini wkwk :') Tapi aku rapopo kok... wkwk. Karena jatuh cinta dengannya merupakan kisah yang berharga buatku! Yeeeyy ;-)
            Terima kasih ya Allah sudah memberikan aku kesempatan untuk berlibur bersama dengan orang-orang yg seru dan orang-orang yg kucintai. Semoga silaturahmi kami semua bisa terus terjaga. Termasuk dia dengan ku hihihi. Apalagi kalau sampai silaturahmi yang "spesial" dengan dia wkwk ngarep. Pokoknya terima kasih ya, ya Allah!
Sekian dari sayaaaa wassalamualaikum warrohmatullahi wabarokaaatuh!

Oh iya, Dodit udah close mic :(  *ga nyambung*

See u next time guys!

Sad Night

         Tonight.................... Im so sad because of you *gaya Hifdzi*
Maaf ya guys numpang curhat dulu. Lagi banyak bgt hal yang bikin sedih :( Ini serius loh :((((
Semenjak kuliah, gue selalu merenung, sbnrnya apa yg salah sm gue. Kenapa gue ditolak muluk???!!! Ditolak di sini bukan dalam hal percintaan, tapi dalam keinginan untuk berpartisipasi dalam suatu organisasi atau kepanitiaan. Sumpah.. Bener-bener sedih loh.. Mungkin karena keinginan dan harapan saya besar.. Tapi saat ternyata tahu saya tdk mendapatkannya, saya menjadi sangat sangat sedih. Do you know how it feels? Huhu :""( Dari kemarin nangis mulu loh sumpah :"(( Gakuat lg.. rasanya pengen ikut sbmptn lagi aja.. Jumat lalu aja, sblm berangkat ke hongkong, pas tau ge ga keterima jadi panitia OKK FFUI, gue sedih bgt. mungkin juga marah.. Gue sampai ngelampiasin dengan mendaftarkan diri untk ikut tes sbmptn lagi tahun ini HAHAHAHA. Tapi daftar doang, blm dibayar2 sampe sekarang ._. Tapi sumpah sedih bgt loh rasanyaaa :(((( huhuhu HIKS HIKS.
         Malem ini lebih kecewa lagi.. Aku ditolak buat jadi volunteer dalam International Work Camp di Jawa Timur. Padahal aku pengen banget. Aku udah nulis essay sebagus mungkin, udah sok-sok englishnya bagus haha. Tapi, apa daya. Interview ku mungkin ga memuaskan panitia atau orang lain banyak yang lebih bagus daripada aku kemampuannya. Jadinya malem ini aku engga lolos tahap ke-2 deh, yaitu tahap wawancara... Huf udahlah fix bgt besok mau bayar sbmptn wakakkaa. Tapi terkadang, aku berpikir. Aku bener-bener belum dewasa ya ternyata haha. Soalnya pas kecewa dikit, move on nya lama. Udah gitu ngelampiasin pula ke hal lain. Contohnya ya itu, kecewa dikit, lgsg ngurusin pendaftaran sbmptn tiba2 ahhaha. Bantulah aku menjadi lebih dewasa ya Allah :(( Biar bisa cepet nikah juga ehehe.
        Tapi walaupun begitu, di sisi lain, ada hal yang bikin aku senang dan bahagia juga di kuliah ini. Karena aku lumayan sering dipercaya menjadi panitia atau bagian terpenting sebuah acara lewat close recruitment. atau lewat rekrut tertutup, baik oleh teman dekat sendiri maupun teman yang biasa-biasa saja. Rasanya bangga lohh bisa dipercaya jadi PJ dan macem-macem lainnya hehe. Padahal kan aku bukan anggota orgaisasi apa2 di kampus ._. Tapi tetep aja... Kalau yg lewat open recruitment, keseringan ditolak HUAAA :'''( ya Allah tegarkan hati ku ya Allah haha.
        Tapi, pokoknya, walaupun aku ditolak oleh mereka. Aku pengen banget bsia buktiin bahwa mereka akan menyesal ga nerima aku HAHAHA. Soalnya bisa dibilang, wlaaupun suat ahri aku tau hikmahnya, tapi tetep aja pasti ada rasa kesel kan sama orang mana pun yg menolak kita. Ya gak ya gak? Wkwk. Hayo ngakuuu tiap orang pasti gitu.. Karena itu manusiawi menurut gue :D wkwk. Biarlah apa kata mereka, yang penting aku pengen terus belajar. I wanna keep improving my english and my passion as well. Aku bakal jadi orang sukses! Aku yakin banget itu! Aku bakal nerma banyak beasiswa ke luar negeri biar bisa jalan-jalan wkwk. Aku juga pasti bisa jadi pedagang yang jujur dan sukses, dan menjadi guru dan dosen. Amin ya Allah... Peluklah mimpi-mimpi ku ya Allah. Begitu juga mimpi orang yang membaca tulisan ini hehe.
        Sekian curhat malam dari saya wkwk. Wassalamuaaikum warrahmatullahi wabarokaaatuh! :D

Minggu, 26 Januari 2014

LIBURAN SEMESTER PERTAMA....

Halo teman-temaaan. udah lama nih ga ngepost di sini hehe. kayaknya gue transform lagi nih jadi alay, ngepost2 blog segala hehe. tapi biarlah, gakuat pengen nulis cyinn ahaha.

Sekarang udah pekan ke sekian liburan semester 1 nih dan 2 pekan lg udah masuk. dan gue blm kemana-mana hiks :'(
Maksud gue kemana-mana itu kyk liburan yg trip jauh2 yg nginep2 gituuu. padahal pas ngumpul bareng temen2 sma, udah semangat2 pgn ke malang. tp roman2nya gajadi nih kyknya hiks. Yg ke Bandung juga bareng temen kampusss. Gara2 ada remed ulang, jdnya ke bandungnya ketunda juga deh.. Ihhhhh sedih bgt sumpaaaah..
         Padahal kata kakakku, "Nes kamu liburan pertama pergi2 kek melancong yg jauuh sono nes. Jgn kayak abang liburan pertama gak kemana2"
         Yah bang. doain aja lah bisa nginep2 yg jauh dan melihat pemandangan alam dgn sisa liburan ini.

Oh iya lupa ngasitau gue. alhamdulillah, gue skrg mengenyam pendidikan di Farmasi Universitas Indonesia. hehe lumayanlah tinggal ngesot dr rumah.

Karena liburan ini gue blm kemana2. Gue itu ngisi liburan lebih kayak kesibukan yg sekitar neighborhood gue aja *halah. Kayak les jait, main sm temen, berenang sm temen, masak2 nyobain resep sm temen, rapat sm temen, dan lain-lain yg sama temen bahkan keseringan all alone hahahahaha *sedih*

Tapi gapapa loh temen-temen. Gara2 itu, liburan ini lumayan bgt buat nambah wawasan gue. Gue aja udah ngabisin 4 novel skrg haha. (Malahan gue juga baca novel english juga sekalian belajar *yg sampe skrg blm selese-selese*). Biasanya pas libur SMA kan, cuma baca 1-2 novel aja klo liburan. Sekarang lagi novel yg ke-5 nih sob haha. Gue share aja yaa.

     Pertama, gue baca novelnya JK Rowling yg judulnya The Cuckoo's Calling. Jadi ceritanya ttg detektif swasta ga laku gitu tp dipercaya ngungkapin kasus bunuh diri seorang model yg kekeuh diyakini kakak angkat sang model sbg peristiwa pembunuhan. Padahal udah 3 bulan basi loh kasusnya tp si detektif hebat bgt lah pokoknya dan ga disangka2 bgt kebenarannya haha. Itu lah enaknya novel misteri, bikin penasaran muluuuk sama halaman2 selanjutnya klo baca. Bener deh.

     Terus yg kedua, gue baca ttg kisah anak2 ITB gitu. Abis itu novel ttg Ibundanya Jusuf Kalla, sama Ibuk. Yg Ibuk itu juga bagus tuh. Gue jadi tau ada daerah yg namanya Batu dan kyknya disitu enak deh. Jadi pengen ke situ masa hehe. Padahal gue bkn anak Unibraw Malang, tp gue bsia tau dongg kota Batu kyk apa. Asik kaan? Baca novel Athirah jugaa. gue jd tau seluk beluk hidupnya Bapak Jusuf Kalla dan keluarga. Bisa ikut ngerasain juga rasanya jadi anak yg ibunya dipoligami gimana. Bisa tau juga karakter bbrp cowok klo lg PDKT juga lohh disini ahaha. Ahhh itulah nikmatnya baca novel, friend. Lo jadi tau perasaan2 org lain yg mungkin nasibnya mirip dengan karakter yg lo baca. Gue selalu ngerasa gitu sih manfaatnya. Padahal gue orgnya termasuk cuek ahaha. Tp bener deh, bsia terhanyut juga klo baca. Sedihnya. Senengnya. Atau bisa juga kehipnotis sama tempat2 keren kyk Batu, New York, Makassar, Bndung (ini sih tempat2 yg gue baca novel bersangkutan di atas aja sih hehe). Enak bgt lah pokoknya. Eh ada satu lg deng ternyata. Novel Anak Kos Dodol hehe. klo ini ceritanya ttg anak2 se-kosan di Jogja gitu. Klo ini novelnya lbh ringan soalnya banyakan lucu2annnya hehe. Berarti totalnya gue udah 5 novel nihhh. Sekarang gue lg baca novel ke-6 yg dibikin oleh yg bikin cerita Siti Nurbaya. Judulnya "Memang Jodoh". Gila cyiin bahasanya susah bgt euuuy. Betul2 bahasa sastra jaman dulu yg klasik bgtt. Gue aja bingung mana dialog yg candaan mana yg serius haha.

         Naaahh, selain baca, gue juga lg suka pantengin channel Kom*pas TV masa. Sumpah ya padahal awalnya ge cuma pgn nonton paris van java doangan. itu tuh kyk sitkom ttg anak2 se-kos di bandung gitu. Eh lama2 merembet ke Komedi Spesial yg ada Amingnya sama bbrp Comic (sebutan untuk Stand up Comedian). Daan, lama2 gue jadi ikutan nonton stand up comedy nya juga..... Tau bbrp nama comic dr tiap season malah -___-

          Naaah ini nih yg gue pgn aksitau sob. Nonton stand up comedy itu ternyata bermanfaat bgt loh sob. Kita ga cuman ketawa, tp jg wawasannya nambah. Dan gue jd tau, comic itu pasti ga ada yg bego. Mereka pasti pd pinter2, seengganya tau isu2 yg lg ngetren atau isu2 yg lagi mau dimateriin doang hhhe. Awalnya gue penasaran sm Kemal Palevi kan. Dia tuh mukanya yg paling kece tp absurd ahha. Gaya2 ngomong "sob, friend, temen2" itu gaya ngomong dia bgt. dan gue ikut2 pake juga kadang2 kalo chat atau ngomong ahha *nulis disini juga*. Cengengessannya bang kemal juga bikin ketawa muluk ahahaha. Terus gue jg jd kepo deh sm comic2 season 3 (kemal itu season 2). Daaan sumpiilllll. Yg season 3 KOCAK2 BGT! WAKAKKAAK. gue ngakak2 mulu klo nontonin mereka stand up. Awalnya gue tonton Fico. sumpah dia kocak abis. cara ngomongnya aja udah bikin ngakak. suaranya kecil alus tipis gitu padahal badanyya kyk bola basket digabungin 70 kali lipat hehe maap bang fico. eh terus gue nonton Babe. ini juga kocak ngedh. gaya ngomongnya Medan bgttt terus santai gitu tp bikin geli. Naaaah comic terakhir yg gue kepo-in adalah....ARIE KRITING! wkwkwk sumpah yg ini the most bikin geli kata gue. dia comic dr Wakatobi dan dia menurut gue plg kocak diantara bang kemal, bang fico, sm bang babe *Menurut gue doang ya*. Selain plg koplak, dia jg sering share ttg fact2 org Timur. Gue jadi tau kondisi di Indonesia bagian Timur tuh gimana, orang2nya gimana, dan itu gak terlepas dari peran pemerintah juga sob. Bneenr deh sob, si arie kriting ini betul2 comic yg membuka mata gue ke Indo Timur sana bgt! Gue jadi tau hal baru banyak dr doi. Klo kata Bebi Romeo sih, Te O Pe Be Ge Te lah. Hahaha.

           Udahan dulu ya ttg Comicnyaaa hehe. Skrg gue pengen share aja nih kegiatan gue besok apa dan minta doa juga ya friend hehe :")
Sekarang cuman lg sibuk ngurusin POSTULAT aja nihh. fyuhh. semangat2! besok gue harus beli2 beberapa perlengkapan buat postulat tgl 3. Terussss

1. Doain gue ya guysss biar bisa menang TTS Minggu ini. TTS di koran Kompas tgl 26 Januari 2014 (hr ini). besok rencananya mau ngirim lwt pos. Huahaha alay bgt ya gue, mainannya TTS. Terusnya jugaaa.
2. Doain semoga acara nginep2 gue yg paling deket, yaitu ke Anyer (ke my lovely high school hehe) bisa fix jadi ya guysss. Tinggal masalah akomodasi doang inih hehe. Harus jadi lah pokoknya!!!
3. Doakan supaya gue keterima magang (gue kirim CV gitu ke bbrp kerja part time ahahahhah. norak yah)
4. Sedih sob gara2 gak dapet IKM aktif jadi gabisa nge-BEM nih hehe. gara2 gue sendiri juga sih yg waktu itu males dateng pas pelantikan hehe -__- Padalah pelantikan doang siss :"
Tp niatnya, gue semester 2 ini mau borong kepanitiaan hehe. Doai aja semoga bisa hehe. Sebagai ganti Bem & Syifa (semacam rohis di farmasi gitu). Hiks.
5. Doain semoga pasca tgl 3, bisa ke Bandung bareng temen2 kampus. Itu gue pengen bgttttt, sama pengennya kyk ke anyerrr bener deh
6. Doain postulat sukses guys. Dan semoga kuota angkatan 2014 Farmasi tetep banyak kyk pas angkatan gue. Jangan didikitin lagi. Semoga 200 oranglah minimal, bro!!
7. Semoga IP saya bagus terus ya Allaaahh...
8. Doain social skill, pengalaman organisasi, dan prestasi juga ningkat sobb
6. Doain lah semoga gue makin berjaya haha

Yaudalah sob. Udah malem. Besok ditinggal adek2 sekolah hiks2. Rumah sepi deh.. (Berasa nenek2 atau org tua pensiunan ditinggal cucu aja gue)  <------- feeling ini juga gue tau dr baca novel.

Oke deh. Bye guys! See you next post!! Semoga makin hari makin baik dan makin jaya lah buat kita-kita haha. Salam super